STIKES MUHAMMADIYAH PRINGSEWU GELAR WISUDA

Prosesi Wisuda STIKes Muhammadiyah Pringsewu Tahun Akademik 2018/2019 digelar hari ini, Jum’at (23/8). Sebanyak 608 mahasiswa yang berasal dari program studi S1 Ilmu Keperawatan sebanyak 172 mahasiswa, program studi D3 Keperawatan sebanyak 75  mahasiswa, program studi D3 Kebidanan sebanyak 50 mahasiswa, dan sisanya sebanyak 311 mahasiswa berasal dari program studi profesi ners telah dinyatakan memenuhi syarat untuk diwisuda sesuai program studi masing-masing.
Sejak berdiri pada tahun 1996 yang diawali dengan terbentuknya Akademi Keperawatan, STIKes Muhammadiyah Pringsewu telah menghantarkan lebih dari 3500 putra-putri bangsa menjadi perawat dan bidan profesional yang saat ini telah berkarya di berbagai intitusi kesehatan baik swasta maupun pemerintah yang tersebar di dalam dan luar negeri.
Dengan pengalaman selama lebih dari 20 tahun, STIKes Muhammadiyah Pringsewu terus berkomitmen melahirkan dan menyalurkan para tenaga kesehatan dibidang keperawatan dan kebidanan yang berkompeten melalui pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada perkembangan global.
Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap STIKes Muhammadiyah Pringsewu setiap tahun semakin bertambah, terbukti dari jumlah lulusan yang diwisuda dan mahasiswa baru yang mendaftar setiap tahun jumlahnya menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Ketua STIKes Muhammadiyah Pringsewu, Ns. Arena Lestari, M.Kep., Sp.Kep.J dalam pernyataannya mengatakan, bahwa prosesi wisuda merupakan gerbang akhir para mahasiswa dari proses perjalanan menimba ilmu di kampus. Setelah ini, para wisudawan/wisudawati akan memasuki babak baru, berbaur, bersaing, dan berkarya di tengah masyarakat maupun dunia kerja.
Ns. Arena berharap, para wisudawan mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan dengan baik dan profesional serta selalu menjaga nama baik almamater melalui sikap, norma, dan moral dalam setiap tindakan di masyarakat.
Selain itu, Ns. Arena mengatakan bahwa untuk dapat menghasilkan lulusan yang memenuhi standar kebutuhan dunia kerja dan masyarakat, STIKes Muhammadiyah Pringsewu senantiasa meningkatkan kualitas sistem pembelajaran melalui peningkatan infrastruktur, sumber daya dosen, kualitas pelayanan, dan peningkatan kerja sama dengan institusi lain di dalam dan luar negeri.
“Kita terus berbenah dalam rangka menghasilkan lulusan-lulusan yang memenuhi standar kebutuhan dunia kerja saat ini. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, antara lain dengan mendorong dosen-dosen untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi baik melalui penelitian maupun pendidikan lanjut jenjang Doktoral. Dalam rangka pengembangan perguruan tinggi, STIKes Muhammadiyah Pringsewu bersama dengan dua Perguruan Tinggi Muhammadiyah Pringsewu telah membidani lahirnya Universitas Muhammadiyah Pringsewu sebagai upaya meningkatkan kualitas perguruan tinggi dan kompetensi lulusan yang dihasilkan.”, terang Ns. Arena.
Dalam kesempatan ini, Ns. Arena juga secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada para orang tua/wali mahasiswa, baik yang saat ini sedang diwisuda, ataupun yang masih dalam proses pendidikan dan baru mendaftar sebagai mahasiswa baru, atas kepercayaannya memilih STIKes Muhammadiyah Pringsewu menjadi bagian dalam meraih masa depan bagi putra-putrinya.
Hadir dalam kegiatan wisuda tahun ini antara lain Perwakilan L2DIKTI Wilayah II Palembang, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Propinsi Lampung, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Propinsi Lamping, Bupati Pringsewu, PDM Kabupaten Pringsewu, Pimpinan Lembaga Profesi PPNI dan IBI, Delegasi MAHSA University Malaysia, dan sejumlah tamu undangan yang berasal dari perguruan tinggi lain dan para stakeholder.
Sementara itu, capaian akademik yang didapat para lulusan tahun ini juga sangat membanggakan, rata-rata para mahasiswa mendapatkan predikat memuaskan hingga dengan pujian (cumlaude). Misal saja, lulusan terbaik program studi S1 Profesi Ners Reguler yang diraih oleh Melli Juni Pristyawati dengan IPK 3,74 disusul oleh Apriyana Cahya Ningrum dengan IPK 3,70 dan Fath Andryanto  dengan IPK 3,69 , sedangkan untuk Program Profesi Ner Konversi peringkat pertama diraih oleh Ramal Saputra dengan IPK 3,82. Pada program studi S1 Ilmu Keperawatan Reguler, terbaik pertama di raih oleh Antesa Pradita dengan IPK 3,55 terbaik kedua dengan IPK 3,53  diraih oleh Anggun Dyta Durrotunnisa dan terbaik ketiga diraih oleh Amanah Tri Amalia dengan IPK 3,42, sementara untuk S1 Ilmu Keperawatan Konversi, terbaik pertama diraih oleh Pilipus Benitius Agus Saputro dengan IPK 3,59. Kemudian untuk program D3 Keperawatan terbaik pertama, kedua dan ketiga berturut-turut diraih oleh Reni Anggraini dengan IPK 3,72, Karminah dengan IPK 3,61 dan Shintia Anggun Rantika dengan IPK 3,58.  Terakhir program studi D3 Kebidanan, masing-masing diraih oleh Neneng Ratna Susilowati dengan IPK 3,67 sebagai terbaik pertama, Karunia Widi Lestari dengan IPK 3,60 sebagai terbaik kedua dan Luki Desmawati dengan IPK 3,59 sebagai terbaik ketiga.



Komentar